Tuesday, May 5, 2020

Covid-19 Jadi 12.071 Orang

 Juru bicara pemerintah untuk penanganan Corona Covid-19 Achmad 

Jakarta-Yurianto menuturkan, jumlah pasien positif Covid-19 pada Selasa (5/5/2020) bertambah 484 orang. Dengan demikian, totalnya mencapai 12.071 orang.

syndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js">i>

Juru Bicara Penanganan COVID-19 di Indonesia, Achmad Yurianto saat konferensi pers Corona di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (25/4/2020). (Dok Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB

"Hari ini jumlah pasien positif Covid-19 bertambah 484 orang, sehingga total menjadi 12.07 orang," ujar Yurianto melalui konferensi pers di Gedung BNPB Jakarta Timur, Selasa (5/5/2020).

Dari total angka tersebut, jumlah kasus sembuh dari corona Covid-19 hari ini bertambah 243 orang. Sehingga total kasus sembuh hingga saat ini menjadi 2.197 orang.

Sementara untuk penambahan pasien yang meninggal akibat corona Covid-19, hari ini ada 8 orang, sehingga total bertambah menjadi 872 orang.

Semua data pasien corona Covid-19 tersebut dikumpulkan dari pukul 12.00 WIB, Senin 4 Mei 2020 hingga pukul 12.00 WIB, Selasa (5/5/2020). Ini

Yurianto mengingatkan kepada semua masyarakat untuk menjaga jarak, lebih dari 2 meter, cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, dan tetap produktif selama di rumah.

Metode Deteksi Virus Corona

Sebelumnya, Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyampaikan, saat ini ada tiga jenis tes untuk mendeteksi virus Corona atau Covid-19 di Indonesia.
Pertama adalah tes menggunakan Real Time - Polymerase Cgain Reaction (RT-PCR). Tes ini memiliki sensitivitas dan spesifisitas yang cukup tinggi bahkan hampir 95 persen.
RT PCR inilah yang dipakai di seluruh dunia untuk memastikan apabila sampel berupa swabnya diambil dari hidung atau tenggorokan, itu bisa dites dan menunjukkan positif atau negatif terhadap virus SarsCov 2 ini," kata Wiku di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Selasa (5/5/2020).

Tes kedua yakni Tes Cepat Molekuler (TCM). Tes ini menggunakan sebuah relatif yang begitu cepat yang dilakukan secara molekuler dan memunyai sensitifitas sekitar 95 persen.